Minggu, 09 Juni 2013

Tugas Pendahuluan Perulangan pada LINUX WITH C 10 MEI 2013



1.   Apa yang dimaksud dengan perulangan pada LINUX WITH C ? 
JAWAB :
Looping adalah sebuah program perulangan statement dengan jumlah tertentu jika kondisi terpenuhi. Perulangan akan berhenti jika nilai yang dimasukan sudah tidak memenuhi syarat yang diberikan


Perulangan atau dalam istilah lain disebut dengan loop. Perulangan dipakai ketika kita dihadapkan pada suatu masalah dalam mencari jalan keluar dari banyak masalah yang berulang. 
 
2. Sebutkan macam-macam perulangan beserta bentuk umumnya ?
JAWAB :
A.   FOR          : Digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah
                   diktahui jumlah perulangannya.

B.    WHILE     : Digunakan untuk mengulang suatu proses yang belum
                   diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan
                   terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true,looping
                   akan terus berlanjut.

C.    DO WHILE : Digunakan untuk mengulang suatu proses yang belum
                     belum diketahui jumlahnya. Intruksi akan dijalankan
                     lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi
                     apabila masih bernilai true maka looping akan terus
                     berlanjut.

Bentuk-Bentuk Perulangan :

a.    Bentuk umum FOR
for(awal; kondisi; counter)
{
Statement1;
Statement2;
}
Statement3;

b.    Bentuk umum WHILE
while(expression)
{
Statement1;
Statement2;
}
Statement3;

c.    Bentuk umum DO-WHILE
Do
{
Statement1;
Statement2;
}
While(exprssion)
Statement3;

3. Buatlah program sederhana bentuk perulangan ?
JAWAB :
         Program DO-WHILE
       #include <stdio.h>
       void main ()
       {
       int i;
       do
       {
       printf (“ \n iterasi ke = %d”, i);
       i++;
       }
       while (i=10)
       }


Kamis, 06 Juni 2013

Tugas Pendahuluan Kondisi LINUX WITH C Minggu ke 1


1.     Apa yang dimaksud dengan kondisi pada LINUX WITH C ?
    Jawab : Kodisi pada LINUX adalah Perintah yang digunakan untuk melakukan pengecekan suatu kondisi tersebut dipenuhi atau bisa juga digunakan untuk mengubah urutan eksekusi program dari urutan semula atau secara berurutan menjadi urutan sembarang (acak).

 2. Sebutkan macam-macam kondisi LINUX WITH C ?
     Jawab :
a. IF            : Sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi tunggal. Jika pernyataan
                      brnilai benar maka statement yang ada didalam blok IF akan diproses,
                      dan sebaliknya Jika kondisi bernilai salah maka pernyataan tidak diproses.

b. IF ELSE  : Jika kondisi bernilai benar maka pernyataan 1 akan dijalankan, sedangkan
                     bila kondisi bernilai salah maka pernyataan 2 yang akan dijalankan.

c. SWITCH : Dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang
                     melibatkan sejumlah alternative atau bisa juga digunakan untuk
                     mengganti IF bersarang.

3. Sebutkan bentuk umum dari macam-macam kondisi ?
    Jawab :

a.  Bentuk umum IF
       IF (kondisi)
       Pernyataan;

b.  Bentuk umum IF ELSE
       IF (kondisi)
       Pernyataan 1;
       Else
       Pernyataan 2;

c. Bentuk umum SWITCH
      Switch (ekspresi)
      Case konstanta 1;
      Pernyataan;
      ...............................
      Break;
      Case konstanta 2;
      Pernyataan;
      ................................
      Break;
      Default;
      Break; 

4. Buatlah contoh program sederhana dari kondisi pada LINUX WITH C ?
    Jawab : 
  
a.  Menggunakan Statement IF

   #include <stdio.h>
   int main () {

   float nilai;
   printf ("masukan angka:");
   scanf ("%f", & nilai)
   if (nilai > 65)
   printf ("\n Anda Lulus!! \n");
   return 0;
   }

   Output dari codingan tersebut adalah sebagai berikut :
             Masukan angka : 80
             Anda Lulus!!


b. Menggunakan Statement IF ELSE

  #include<stdio.h>
  int main () {
  int angka;
  printf ("masukan nilai angka:");
  scanf ("%d", &angka);
  printf ("\n Bilangan %d adalah Bilangan ",angka);
  if (angka%2 == 0)
            printf ("Genap \n");
  else
            printf ("Ganjil \n");
  return 0;
  }

Output tampilan : Masukan nilai angka : 13
                            Bilangan 13 adalah bilangan ganjil

LINUX WITH C



LINUX WITH C
Sebelum kita mempelajari lebih dalam mengenai linux with C, kita harus mengetahui apakah arti dari Linux ?

LINUX  adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.

Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya

LINUX disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux. Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.

itulah pengertian dan pengenalan Linux with C, berikutnya saya akan menjelaskan sedikit tentang kondisi pada linux.

Kondisi pada LINUX maksudnya adalah Kondisi atau perintah pada bahasa c merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan pengecekan suatu kondisi apabila kondisi tersebut dipenuhi atau bisa juga digunakan untuk mengubah urutan eksekusi program dari urutan semula (secara berurutan) menjadi urutan yang sembarang (acak).

ada beberapa kondisi yang ada pada Linux, antara lain adalah sbb;

a) IF
Jika kondisi benar, maka pernyataan akan di proses. sebalik nya. jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak akan di proses.
Bentuk Umumnya : IF (kondisi) pernyataan

b) SWITCH
Dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang dilibatkan sejumlah alternatif atau bisa juga mengganti IF bersarang.
Bentuk Umumnya : switch (ekspresi)
case konstanta ;
pernyataan ;
...
...

c) FOR
Untuk mengulang suatu proses yang sudah diketahui jumlahnya.
Bentuk Umumnya : For (inilisialisasi;syarat;penambahan;pernyataan

d) WHILE
Untuk mengulangi suatu proses yang belum diketahui jumlahnya dengan pengecekan kondisi terlebih dahulu.
Bentuk Umumnya : while (kondisi) pernyataan

e) DO
Untuk mengulang proses yang belum diketahui jumlahnya dengan pengecekan kondisi dilakukan setelah instruksi diberitahu.
Bentuk Umumnya : while pernyataan do (kondisi).


berikut ini saya akan memberikan sedikit contoh program C++ yang menggunakan kondisi "IF"
caranya adalah sebagai berikut :
masukkan codingan dibawah ini pada program anda seperti dibawah ini :


#include <stdio.h>
int main()
{
float nilai;
printf ("masukan angka:");
scanf("%f", &nilai)
if (nilai>65)
printf ("\n Anda Lulus!! \n");
return 0;
}


lalu Compile dan jalankan, jika anda menginput nilai sebesar 80, maka outputnya akan menjadi seperti ini


Masukan angka : 80
Anda Lulus!!